Sekolah Rakyat Kebumen resmi dibuka dengan menerima 100 siswa dari keluarga kurang mampu untuk dididik secara gratis. Pembukaan MPLS berlangsung di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Jalan Kenanga Kecamatan Pejagoan yang menjadi lokasi rintisan Sekolah Rakyat.
Plt Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kebumen, Yunita Prasetyani, menjelaskan bahwa sebanyak 100 siswa-siswi telah direkrut dari data Desil 1 dan Desil 2 DTSEN sesuai persyaratan Kementerian Sosial.
Dari 100 murid (47 putri dan 53 putra), terbagi ke dalam jenjang pendidikan SD (kelas 4, 5, dan 6) sebanyak 50 murid dan jenjang pendidikan SMP 50 murid.
Sebagai boarding school, peserta didik diwajibkan tinggal di kompleks sekolah. Fasilitas meliputi asrama, ruang belajar/kelas, ruang olahraga, laboratorium komputer dan IPA, perpustakaan, serta ruang makan bersama.
Acara peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Lilis Nuryani, dilanjutkan dengan penyerahan simbolis peralatan sehari-hari kepada siswa.
"Nanti anak-anaknya diberi semangat ya Pak Bu karena anak-anak pasti masih canggung, masih baru. Tolong diberi semangat agar betah dan nyaman sekolah di sini," tutup Bupati Lilis.